KabarJawa.com – Baru-baru ini, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima bantuan alat kesehatan berupa Portable X-Ray dari Kementerian Kesehatan RI.
Penyerahan alat tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, pada Kamis, 29 Januari 2026 yang lalu.
Adapun pemberian hibah ini menarik perhatian karena DIY sebenarnya tidak termasuk dalam daftar daerah dengan angka kasus Tuberkulosis (TB) yang tinggi di Indonesia.
Wilayah dengan catatan kasus TB tertinggi saat ini didominasi oleh Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Meski demikian, Kementerian Kesehatan menilai Jogja tetap memegang peran krusial dalam peta penanganan TB nasional.
Antisipasi Penularan Lintas Wilayah
Wamenkes RI, Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan bahwa rendahnya kasus TB di Jogja justru harus dipertahankan dengan mekanisme skrining yang lebih ketat.
Posisi geografis DIY yang strategis dan berbatasan langsung dengan Jawa Tengah menjadi alasan utama penguatan fasilitas ini.
“Kasus TB di Jogja rendah, tidak termasuk daerah dengan angka TB yang tinggi, tetapi Jogja tetap ada kasusnya, jadi harus diselesaikan,” ujar Benjamin.
Benjamin menambahkan, tingginya lalu lintas masyarakat antardaerah di Pulau Jawa menjadi faktor risiko yang tidak bisa diabaikan.
Mobilitas warga yang keluar masuk DIY dikhawatirkan membawa potensi penularan baru jika tidak dideteksi sejak dini.
“Karena Jogja itu juga di Jawa, lalu lintas orang lewat antardaerah begitu banyak, kita harus jaga Jogja jangan terinfeksi dari Jawa Tengah masuk ke sini. Karena jaraknya kan dekat, maka dilakukan skrining yang ketat di Jogja,” paparnya.
Apa Itu Portable X-Ray?
Portable X-Ray merupakan alat yang digunakan untuk membantu pengentasan kasus TB. Alat yang kini diterima pemerintah Yogyakarta tersebut memiliki keunggulan teknologi yang mendukung jemput bola pelayanan kesehatan.
Dengan bobot hanya 3,5 kilogram, alat ini dirancang untuk mobilitas tinggi hingga ke pelosok desa tanpa mengharuskan pasien datang ke rumah sakit besar.
Benjamin menuturkan bahwa dalam program percepatan perbaikan kasus TB, alat ini memungkinkan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan rontgen langsung di tingkat pedukuhan, bahkan di rumah warga yang membutuhkan.
Selain difokuskan untuk skrining paru-paru dalam deteksi TB, Portable X-Ray ini juga multifungsi. Alat ini dapat digunakan untuk pemeriksaan medis bagian tubuh lainnya, termasuk penanganan kasus patah tulang dan indikasi medis lainnya yang membutuhkan pencitraan radiologi cepat.***
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.