KABARJAWA – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meningkatkan anggaran infrastruktur. Anggaran mencapai Rp39,6 miliar pada tahun 2025 untuk menangani kerusakan jalan yang meluas di wilayahnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi prioritas utama demi menunjang konektivitas, pertumbuhan ekonomi lokal, serta pelayanan dasar masyarakat.
Dalam paparannya kepada anggota DPRD Gunungkidul, Bupati Endah menjelaskan bahwa dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 1.836 kilometer, sebanyak 215,705 kilometer atau sekitar 19,2 persen mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, kondisi jalan lainnya terdiri dari 35,67 persen dalam keadaan baik, 27 persen dalam kondisi sedang, dan 17,3 persen mengalami kerusakan ringan.
Kenaikan Anggaran
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memutuskan menaikkan anggaran belanja infrastruktur dari semula Rp22,3 miliar menjadi Rp39,6 miliar. Kenaikan ini bertujuan mempercepat pembangunan, rehabilitasi, dan rekonstruksi jalan di seluruh wilayah.
Pemkab juga merencanakan kegiatan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, kota, dan desa, termasuk survei kondisi jalan dan jembatan serta pemeliharaan rutin.
“Anggaran infrastruktur 2024 sebesar Rp 22.394.284.440 atau sekitar 12 persen dari total Dana Transfer Umum sebesar Rp 212.023.615.779 masih sangat jauh dari proporsi yang ideal,” ungkap Bupati Endah saat sidang bersama DPRD, Rabu (4/6/2025).
Ia menegaskan pentingnya dukungan penuh dari para anggota dewan untuk meningkatkan belanja infrastruktur demi mendukung program-program prioritas daerah.
Menurut Bupati Endah, infrastruktur jalan yang memadai akan berkontribusi langsung terhadap pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi lokal.
Perbaikan Jalan Rusak di Gunungkidul
Ia menekankan bahwa perbaikan jalan di tingkat desa dan kota tetap menjadi perhatian utama dalam rencana pembangunan ke depan.
Bupati Gunungkidul juga mengajak semua jajaran pimpinan daerah dan DPRD untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai bagian penting dari perencanaan daerah.
Ia menyebutkan bahwa pengelolaan infrastruktur yang efektif akan membawa dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Gunungkidul.
Dengan peningkatan anggaran menjadi Rp39,6 miliar, Pemkab Gunungkidul berharap dapat menangani secara optimal jalan-jalan yang rusak berat. Selain itu, mereka dapat memperbaiki kondisi jalan rusak ringan, serta mempertahankan kualitas yang sudah baik.
Pemerintah juga akan melakukan pemeliharaan rutin secara terjadwal agar kerusakan jalan tidak semakin meluas.
Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Pemkab Gunungkidul untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. (ef linangkung)
Game News
Game Center
Game News
Review Film
Rumus Matematika
Anime Batch
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime
Gaming Center
Gaming Center
Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.